SISTEM DETEKSI SERANGAN DDOS MENGGUNAKAN ALGORITMA NAÏVE BAYES PADA JARINGAN INTERNET OF THINGS

Published on Mar 13, 2020
Johan Wahyudi , Deris Stiawan10
Estimated H-index: 10
,
Ahmad Heryanto3
Estimated H-index: 3
Source
Abstract
Fokus penelitian ini ialah pada deteksi serangan distribute denial of service (DDoS), dengan mengenali pola dari serangan distribute denial of service (DDoS) yang terjadi pada jaringan internet of things, jaringan internet of things yang dibangun dalam penelitian ini memiliki empat node dengan sensor pada setiap nodenya, dimana setiap sensor akan melakukan pembacaan data yang akan dikirim ke mesin Raspberry Pi yang berfungsi sebagai node agregator yang selanjutnya akan diforward ke mesin server sekaligus sebagai dashboard visualisasi dengan menggunakan protokol komunikasi zigbee. Serangan distribute denial of service merupakan serangan yang bersifat connectionless yang melakukan flooding request sehingga dapat membuat jaringan menjadi sibuk dengan traffic yang tidak normal. Pola serangan distribute denial of service pada protokol zigbee dapat dikenali dari beberapa parameter berikut, seperti no_packet, ip_dst, frame_number, protocol, time, packet_length, ip_src, dan info_packet. Pada penelitian ini, algoritma yang digunakan untuk deteksi serangan DDoS ialah algoritma Naive Bayes, dengan hasil akhir penelitian memperoleh nilai rata-rata akurasi 99,94%, presisi 99,9%, dan nilai recall sebesar 99,9%.
References0
Newest
Cited By0
Newest
This website uses cookies.
We use cookies to improve your online experience. By continuing to use our website we assume you agree to the placement of these cookies.
To learn more, you can find in our Privacy Policy.